Cara Membasmi Hama Wereng - Hama wereng akhir-akhir ini sangat meresahkan masyarakat, karena hampir sebagian lahan mereka terserang hama ini. Hama ini sangat membahayakan tanaman. Khususnya tanaman padi apalagi kalau sudah menjelang panen. Karena biasanya hama ini menyerang tanaman padi yang siap panen. Dan efeknya pun sangat berbahaya yakni tanaman padi yang siap di panen itu menjadi gosong atau terbakar jika sudah terkena hama wereng, dan padi nya pun menjadi tidak terisi gabug (jawa).
Dibawah ini ada tips agar tanaman kita tidak di serang hama wereng.
Cara Membasmi Hama Wereng
Cara Membasmi Hama Wereng
Cara Membasmi Hama Wereng
Cara Membasmi Hama Wereng
  1. Gunakan Pestisida. Untuk mengusir hama wereng gunakan pestisida yang banyak tersedia di toko pertanian di sekitar anda.
  2. Gunakan Pestisida Alami. Alternatif lain dalam mengusir hama wereng adalah dengan cara membuat pestisida alami, yakni pestisida yang dibuat sendiri oleh kita. Contoh penggunaan pestisida alami adalah Membuat pestisida lamai dengan menggunakan biji mahoni dan biji atau daun sirsak. Cara nya adalah Daun sirsak, rimpang jeringau, dan bawang putih ditumbuk sampai halus, kemudian dicampur dengan sabun colek. Campuran tersebut kemudian direndam dalam air 20 liter selama dua hari. Larutan selanjutnya disaing dengan kain halus dan siap diaplikasikan. Setiap 1 liter air saringan diencerkan dalam 15 liter air, kemudian disemprotkan merata ke bagian bawah tanaman padi.
Selain dengan cara di atas juga ada cara yang alami lagi yakni dengan cara buah kecubung dua butir dan akar jenu/tuba  1 kg dan air 1 liter. Caranya ketiga bahan tersebut di campur jadi satu dan ditumbuk dan diaduk di seduh hingga mendidih. Dinginkan dan kemudian airnya di saring. Bahan siap digunakan dengan mencampurkan 16 liter air.
Axact

KAOS DAKWAH

KAOS DAKWAH adalah blog membahas tentang cara pembuatan Kaos Dakwah sampai bagaimana cara menjual Kaos Dakwah Online maupun offline, Silakan cari artikel di blog ini..Terima Kasih telah berkunjung di blog sederhana ini.

Post A Comment:

0 comments: